dari segala cerita menjadi berita

A.    Landasan Teori

 Linux adalah sebuah program open source yang gratis dibawah lisensi GNU, system operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan dengan berbagai platform perangkat keras mulai dari Intel (x86) hingga prosesor RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) kita dapat memperoleh program yang lengkap dengan kode ssumbernya (source code). Tidak hanya itu kita diberi hak untuk mengcopy sebanyak yang kita mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya. Dan itu semua Legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang menarik biaya untuk penggandaan atau pengiriman program.

Saat ini lisensi Linux dipegang oleh karnelnya pertamakali, LINUS TORDVALDS. Untuk menelusuri asal  mulanya kembali ke tahun 1991. Di Soen Rasalvata, Republik, seorang mahasiswa yang bernama LINUS TORDVALDS, mengikuti mata kuliah Unix dan bahasa pemrogramman C. Saat itu Tordvalds menggunakan system operasi mini berbasisikan Unix bernama Minix. Ia merasa bahwa Minix mempunyai banyak kelemahan, dan ia berkeyakinan untuk dapat membuat system operasi yang lebih baik dari itu. Diusia 23, ia mulai mengotak-atik kernel Minix dan menjalankannya di mesin Intel x86. Pada tahun 1991, Tordvalds mempublikasikan sistemnya yang baru dan relatif sudah stabil ke newsgroup. Dia menawarkan untuk mempublikasiakn kode sembernya dan mengundang para developer lain untuk mengembangakannya bersama-sama. Sejak saat itulah Linux berkembang dan merubah wajah dunia komputasi hingga saat ini.

 

B. Langkah-langkah praktikum

  1. Buka VMWare Workstation.
  2. Jalankan virtual machine yang telah dibuat (Fedora 9). Instalasi menggunakan file fedora.iso.
  3. Setelah beberapa saat akan muncul tampilan berikut. Pilih pada pilihan “Install or upgrade an existing system”.

Gambar 1. Tampilan pertama kali instalasi Fedora 9.

4. Tunggu program tersebut hingga menampilakn gambar konfigurasi seperti gambar 2 yang mennunjukkan bahasa yang akan kita pergunakan dalam menginstal. Lalu pilih Next.

Gambar 2. Pilihan Bahsa yang akan dipergunakan dalam installasi.

5. Setelah kita tekan tombol Next, maka akan tampil gambar konfigurasi seperti gambar 3 yang artinya kita akn menyeting perangkat jaringan internet. Lalu tekan Next.

Gambar 3. Menyeting perangkat jarinagan internet.

6. Selanjutnya kita harus mengatur waktu berdasarkan daerah yang terdekat dari tempat tinngal kita saat ini, dan sebagai contoh seperti gambar 4. Dan pilih tombol Next.

Gambar 4. Mengatur waktu berdasarkan daerah terdekat dari tempat tinggal.

7. Kemudian, kita harus memberi password pada root administration yang akan diperjelas dengan gambar 5. Lalu klick tombol Next.

Gambar 5. Memberikan password pada root administration.

8. Selanjutnya yang harus kita lakukan adalah memilih pembuatan partisi yang telah disediakan.

Gambar 6. Memilih pembuatan partisi

Dari gambar 6, jika kita memilih pilihan “Create sustom layout” artinya kita dapat membuat dan mengisi kapasitas sesuai keinginan kita. Lalu pilih tombol Next.

9. Langkah selanjutnya adalah membuat dan mengisi kapasitas partisi sesuai keinginan kita. Dapat dijadikan contoh seperti gambar 7. Dan tekan Next.

Gambar 7. Membuat dan megisi kapasitas pada partisi.

10. Jika muncul laporan seperti gambar 8 yang mamastikan bahwa partisi telah dibuat, pilih “Write changes to disk”.

Gambar 8. Memastikan bahwa partisi telah dibuat.

11. Setelah itu langkah selanjutnya adalah mamastikan bahwa yang dicentang adalah “Install boot loader on/dev/sda1”, seperti gambar 9 berikut lalu pilih tombol Next.

Gambar 9. Tampilan boot loader konfigurasi.

12. Kemudian, pilih software aplikasi internet dan saftware penginstalnya. Dan pilih Next.

Gambar 10. Memilih aplikasi software internet dan software penginstall.

13. Setelah kita pilih tombil Next maka akan muncul beberapa aplikasi software yang akan kita gunakan pada Fedora nanti. Dapat diperjelas seperti gambar 11 – 16 . Tekan Next jika sudah selesai memilih aplikasi softwarenya.

 

Gambar 11. Pilihan software Desktop Environments yang akan dipergunakan.

Gambar 12. Pilihan software Applications yang akan dipergunakan.

Gambar 13. Pilihan software Development yang akan dipergunakan.

Gambar 14. Pilihan software Servers yang akan dipergunakan.

Gambar 15. Pilihan setting Base System yang akan dipergunakan.

Gambar 16. Pilihan Bahasa yang akan dipergunakan.

14. Setelah memilih tombol Next maka kita harus menunngu untuk proses pengonstallan. Setelah itu kita akan melihat gambar pengenalan seperti gambar 17 dan 18.  Dan kemudian pilih tombol Forward.

Gambar 17. Tampilan informasi.

Gambar 18. Tampilan informasi.

15. Kemudian kita dihimbau agar membuat user administration dan password seperti gambar 19. Lanjutkan dengan mengeklik Forward.

Gamabar 19. Tampilan untuk membuta user administration.

16. Aturlah tanggal dan waktu yang akan diperjelas dengan gambar 20. Dan klik Forward.

Gambar 20. Mengatur tanggal dan waktu.

17. Kemudian dapat kita lihat seperti gambar 21 yang menjelaskan tentang profil dari hardware. Pilih Finish untuk mengakhiri penginstallan.

Gambar 21. Tampilan dari Profil Hardware.

18. Jika kita sudah selesai dengan pengaturan yang sesuai maka kita suah berhasil menginstall Linux yang akan kita lihat gambar konfigurasinya seperti gambar 22.

Gambar 22. Gambar konfigurasi yang sudah selesai diinstall.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: